Penerbangan Fly Jaya ke Karimunjawa Ditunda hingga Juli 2025 karena Kendala Izin

jateng.jpnn.com, JEPARA - Rencana pembukaan penerbangan komersial ke Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng) yang semula dijadwalkan mulai April 2025 resmi ditunda hingga Juli 2025.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jateng Agung Hariyadi mengatakan penundaan karena perizinan Air Operator Certificate (AOC) yang diurus maskapai Fly Jaya belum beres.
"Penerbangan ke Karimunjawa ditunda karena maskapai masih memproses perizinan AOC," kata Agung kepada wartawan, Kamis (27/2).
Agung menjelaskan penerbitan sertifikat operator penerbangan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tersebut yang sedianya rampung April 2025 terpaksa molor tiga bulan hingga Juli 2025.
Penerbitan Sertifikat AOC harus meliputi beberapa tahapan, di antaranya persiapan, pengajuan, evaluasi dokumen, inspeksi, hingga uji coba operasional komersial.
"Rencana penerbangan ini sangat dinantikan, dan dapat mendongkrak kunjungan wisata ke Karimunjawa. Namun, keselamatan, dan kepatuhan regulasi tetap menjadi prioritas," kata Agung.
Terpisah, Pelaksana harian (Plh) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jepara Muh Tahsin menyebut Bandara Dewandaru di Karimunjawa telah siap menyambut maskapai Fly Jaya.
"Kami sudah memberikan surat dukungan dan siap mendukung penerbangan ke Karimunjawa. Bandara Dewandaru juga sudah siap," kata Tahsin.
Karena terkendala perizinan, penerbangan ke Kepulauan Karimunjawa mundur hingga Juli 2025.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News