Banjir Kepung Grobogan, 3.176 KK Terdampak di 16 Desa

Jumat, 03 April 2026 – 19:10 WIB
Banjir Kepung Grobogan, 3.176 KK Terdampak di 16 Desa - JPNN.com Jateng
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan Wahyu Tri Darmawanto. ANTARA/Gunawan

jateng.jpnn.com, GROBOGAN - Banjir meluas di wilayah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Sebanyak 3.176 kepala keluarga (KK) terdampak akibat genangan yang merendam 16 desa di lima kecamatan.

Data tersebut disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Grobogan (BPBD) setempat menyusul hujan deras yang mengguyur sejak Kamis (2/4) sore hingga malam.

Kepala Pelaksana BPBD Grobogan Wahyu Tri Darmawanto mengatakan banjir dipicu curah hujan tinggi yang diperparah kiriman air dari Sungai Tuntang dan Sungai Serang.

“Debit sungai meningkat hingga meluap ke permukiman warga,” ujarnya, Jumat (3/4).

Wilayah terparah tercatat di Kecamatan Kedungjati dengan total 2.102 KK terdampak. Sembilan desa di kawasan tersebut terendam, di antaranya Wates, Kalimaro, Jumo, Padas, hingga Kedungjati.

Ketinggian air bervariasi, mulai 10 hingga 50 sentimeter.

Tak hanya merendam rumah, banjir juga menyebabkan kerusakan ringan pada 11 unit rumah, terutama di Desa Ngombak dan Kedungjati.

Di Kecamatan Gubug, banjir juga merendam Desa Penadaran dan Ringinharjo dengan total 814 KK terdampak. Air sempat menggenangi permukiman dengan ketinggian mencapai 60 sentimeter.

Sebanyak 3.176 kepala keluarga (KK) di Grobogan terdampak akibat genangan yang merendam 16 desa di lima kecamatan.
Sumber antara
Facebook JPNN.com Jateng Twitter JPNN.com Jateng Pinterest JPNN.com Jateng Linkedin JPNN.com Jateng Flipboard JPNN.com Jateng Line JPNN.com Jateng JPNN.com Jateng
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News