Komunitas Merajut Langkah Turun ke Pesisir Demak, Tanam 500 Mangrove untuk Lawan Abrasi dan Rob

Minggu, 26 April 2026 – 18:58 WIB
Komunitas Merajut Langkah Turun ke Pesisir Demak, Tanam 500 Mangrove untuk Lawan Abrasi dan Rob - JPNN.com Jateng
Puluhan sukarelawan muda dari Komunitas Merajut Langkah turun langsung ke kawasan pesisir Pantai Morodemak, Minggu (26/4), untuk menanam 500 bibit mangrove. Foto: Source for JPNN

jateng.jpnn.com, DEMAK - Puluhan sukarelawan muda dari Komunitas Merajut Langkah turun langsung ke kawasan pesisir Pantai Morodemak, Minggu (26/4), untuk menanam 500 bibit mangrove.

Aksi memperingati Hari Bumi itu dilakukan sebagai upaya menahan abrasi dan banjir rob yang mulai mengancam permukiman warga di wilayah pesisir Kabupaten Demak.

Penanaman mangrove melibatkan sejumlah pihak, mulai dari OISCA, Pemerintah Desa Purworejo, PT PLN (Persero) Unit Tanjung Jati B hingga Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak.

Kepala Desa Purworejo Rifqi Salafuddin mengatakan abrasi kini mulai berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

“Dulu di desa ini tidak ada banjir rob. Namun karena abrasi, sekarang rob mulai terjadi bahkan merendam jalan desa,” ujarnya.

Menurut dia, penanaman mangrove menjadi langkah penting untuk menjaga kawasan pesisir agar tidak semakin rusak.

Pembina Komunitas Merajut Langkah, Endang Yuliastuti Juwardi, menyebut satu pohon mangrove yang ditanam hari ini merupakan investasi lingkungan untuk masa depan.

“Kami percaya satu mangrove yang ditanam adalah satu kebaikan yang kita titipkan untuk generasi berikutnya,” katanya.

Puluhan sukarelawan muda dari Komunitas Merajut Langkah turun langsung ke kawasan pesisir Pantai Morodemak, Minggu (26/4), untuk menanam 500 bibit mangrove.
Facebook JPNN.com Jateng Twitter JPNN.com Jateng Pinterest JPNN.com Jateng Linkedin JPNN.com Jateng Flipboard JPNN.com Jateng Line JPNN.com Jateng JPNN.com Jateng
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News

TERPOPULER

PERIODE:   6 JAM 12 JAM 1 HARI 1 MINGGU

Maaf, saat ini data tidak tersedia