Siswa SD di Pemalang Disebut Dikeluarkan Gara-Gara Kritik MBG, BGN: Itu Tidak Benar!
jateng.jpnn.com, PEMALANG - Seorang siswa SDN 01 Banjaranyar, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, dikabarkan dikeluarkan dari sekolah karena orang tuanya mengkritik program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kabar itu langsung dibantah tegas oleh Badan Gizi Nasional (BGN) Jawa Tengah.
Koordinator Regional BGN Jateng Reza Mahendra memastikan tidak ada siswa yang dikeluarkan dari SDN 01 Banjaranyar.
Baca Juga:
“Informasi itu tidak benar. Siswa tersebut masih berstatus peserta didik. Tidak ada yang dikeluarkan,” tegas Reza, Selasa (5/5).
Reza menambahkan polemik yang beredar di masyarakat berawal dari kesalahpahaman orang tua terkait besaran anggaran menu MBG, khususnya pada periode bulan puasa.
Bahkan, pihak sekolah telah memberikan edukasi kepada wali murid terkait anggaran program MBG yang sempat dipersoalkan.
Awal Mula: Kritik LKS, Melebar ke MBG
Kasus ini ternyata tidak sesederhana yang beredar di media sosial. Berdasarkan penelusuran, persoalan bermula sejak 27 Januari 2026, lalu kembali mencuat pada pertengahan April 2026.
Isu siswa SD di Pemalang dikeluarkan gara-gara kritik MBG viral di media sosial. BGN Jateng buka suara.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News