BPS: Pengangguran di Jawa Tengah Turun Tipis

Rabu, 06 Mei 2026 – 08:55 WIB
BPS: Pengangguran di Jawa Tengah Turun Tipis - JPNN.com Jateng
Ilustrasi pengangguran yang sedang mencari pekerjaan. Foto: Reuters

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tegah mencatat tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada Februari 2026 turun tipis jadi 4,24 persen.

Kepala BPS Jateng Ali Said menyebut angka ini lebih rendah dibanding Februari 2025 yang masih di 4,33 persen. Artinya, dari 100 orang angkatan kerja, sekitar empat orang masih belum punya pekerjaan.

“Februari 2025 sebesar 4,33 persen, turun menjadi 4,24 persen di Februari 2026,” kata Ali, Selasa (5/5).

Di balik angka itu, jumlah angkatan kerja justru naik. Per Februari 2026, totalnya mencapai 22,33 juta orang atau bertambah sekitar 450 ribu orang dibanding tahun lalu.

Ini sinyal bahwa makin banyak warga masuk ke pasar kerja, meski tidak semuanya langsung terserap.

Tingkat pengangguran di perkotaan tercatat 4,77 persen, lebih tinggi dibanding perdesaan yang hanya 3,48 persen. Kota masih jadi magnet pencari kerja, tapi juga jadi tempat paling keras untuk bersaing.

Sementara itu, lulusan SMK masih jadi penyumbang pengangguran tertinggi. Angkanya bahkan tembus 6,75 persen.

Sementara itu, jumlah penduduk yang sudah bekerja di Jawa Tengah mencapai 21,38 juta orang. Sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja masih belum berubah, yakni pertanian, kehutanan, dan perikanan.

Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tegah mencatat tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada Februari 2026 turun tipis jadi 4,24 persen.
Sumber antara
Facebook JPNN.com Jateng Twitter JPNN.com Jateng Pinterest JPNN.com Jateng Linkedin JPNN.com Jateng Flipboard JPNN.com Jateng Line JPNN.com Jateng JPNN.com Jateng
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News

TERPOPULER

PERIODE:   6 JAM 12 JAM 1 HARI 1 MINGGU

Maaf, saat ini data tidak tersedia