Himperra Jateng Target Bangun 20.000 Rumah Subsidi
jateng.jpnn.com, SEMARANG - Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) Jawa Tengah menerima target pembangunan hingga 20.000 unit rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Ketua Umum DPP Himperra Ari Tri Priyono mengatakan Jawa Tengah menjadi salah satu daerah dengan target pembangunan rumah subsidi terbesar secara nasional.
“Tahun lalu kami hampir mencapai 10.000 unit. Tahun ini saya menargetkan teman-teman Himperra Jawa Tengah bisa mencapai 13.000 unit, syukur-syukur sampai 15.000 unit. Saya pikir itu sudah dua pertiga dari target Jawa Tengah,” ujarnya dalam Rakerda Himperra Jawa Tengah di Kota Semarang, Kamis (7/5).
Baca Juga:
Menurut Ari, salah satu kendala terbesar dalam penyaluran rumah subsidi selama ini berasal dari persoalan Sistem Layanan Informasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (SLIK OJK).
Dia menyebut minat masyarakat untuk membeli rumah subsidi sebenarnya cukup tinggi. Namun, banyak calon pembeli terkendala catatan kredit bermasalah.
“Tadi sudah tersedia 18.000 unit. Sebenarnya di setiap perumahan banyak yang mau membeli, tetapi banyak yang terkena catatan merah di SLIK OJK,” katanya.
Ari menjelaskan permasalahan tersebut banyak dialami masyarakat yang memiliki tunggakan pembayaran layanan keuangan digital, seperti paylater maupun pinjaman online.
“Teman-teman yang pinjam paylater atau pinjol kadang lupa bayar. Telat sehari atau dua hari mungkin tidak masalah, tetapi kalau telat sebulan kolektibilitasnya sudah menjadi dua. Bahkan banyak yang sampai kolektibilitas lima,” ujarnya.
20.000 rumah subsidi ditargetkan dibangun oleh Himperra Jateng. Begini skemanya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News