6 Hari Hilang di Gunung Bismo, Dua Remaja Asal Wonosobo Belum Ditemukan
jateng.jpnn.com, WONOSOBO - Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap dua remaja yang dilaporkan hilang di kawasan Gunung Bismo, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Hingga hari keenam operasi pencarian, keduanya belum ditemukan pada Senin (6/7).
Kedua remaja tersebut bernama Arifin Nurohmat dan Yufaidin merupakan warga Dusun Krinjing, Desa Krinjing, Kecamatan Watumalang, Kabupaten Wonosobo.
“Sementara belum ada penemuan yang signifikan,” kata Kepala Bada Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo Sumekto Hendro kepada wartawan melalui layanan perpesanan WhatsApp, Senin (6/7).
Dia mengatakan operasi pencarian masih melibatkan tim Basarnas, BPBD, para sukarelawan, serta warga setempat. Tim menyisir jalur-jalur yang diduga dilalui kedua remaja tersebut.
“Masih melakukan pencarian di jalur yang diduga dilalui dan kami selalu optimistis untuk berusaha,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Arifin dan Yufaidin meninggalkan rumah pada Selasa (30/6) sekitar pukul 13.00 WIB. Keduanya berpamitan kepada keluarga untuk bermain, tetapi tidak menjelaskan tujuannya.
Ada warga mengaku sempat melihat kedua remaja itu berada di Jembatan Kali Plolok. Setelah itu, mereka terlihat berjalan menuju kawasan hutan dari arah Sidongkal.
Saat meninggalkan rumah, kedua survivor mengenakan kaus hitam dan celana pendek membawa sebuah tas berwarna hitam berisi roti, sosis, wafer, tumbler, dan sebilah parang.
Dua pendaki remaja hilang di Gunung Bismo belum ditemukan, pencarian sudah memasuki hari keenam.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News