Kreatif! Warga Semarang Sulap Limbah Plastik Jadi Kostum Upacara HUT ke-81 RI
“Gara-gara saya posting di status WhatsApp, alhamdulillah sudah ada yang pesan sewa kostum saya,” kata Emma.
Ratna Wardan, warga lainnya memanfaatkan limbah plastik kemasan deterjen yang menumpuk di rumahnya menjadi kostum upacara yang unik.
“Daripada bungkus deterjennya dibuang, mending dimanfaatkan untuk kostum 17-an, siapa tau bisa jadi inspirasi banyak orang,” kata Ratna.
Tokoh Masyarakat Puntan, Waimin mengatakan persatuan menjadi kekuatan masyarakat Kampung Puntan untuk menjaga kerukunan.
“Mengisi kemerdekaan bisa dilakukan dengan banyak hal, salah satunya menjaga guyub rukun antar warga, bergotong-royong, dan memberikan kontribusi positif untuk masyarakat,” kata Waimin.
Waimin menyebut penggunaan pakaian adat dan kostum profesi juga menjadi pesan bagi generasi muda agar tetap mengenal dan mencintai budaya bangsa di tengah perkembangan teknologi.
“Selain itu, kostum profesi membawa pesan tersirat bahwa di usia kemerdekaan ke-81 ini, masyarakat tidak boleh hanya berdiam diri, melainkan harus terus berkontribusi melalui profesinya masing-masing” kata Waimin. (ink/jpnn)
Kreativitas menggunakan bahan daur ulang menjadi bagian dari konsep perayaan kemerdekaan di Kampung Puntan.
Redaktur : Danang Diska Atmaja
Reporter : Wisnu Indra Kusuma
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News