Bupati Banyumas Setuju Pemekaran, tetapi Ada Satu Hal yang Bikin Khawatir
Sadewo menilai kondisi tersebut dapat berbeda apabila Banyumas telah memiliki infrastruktur yang lebih kuat.
Dia mencontohkan keberadaan jalan tol yang dapat memperkuat konektivitas, sekaligus membuka peluang masuknya investasi ke wilayah Banyumas.
Salah satu kawasan industri yang telah disiapkan berada di Kecamatan Wangon. Namun, menurut Sadewo, kawasan tersebut belum optimal menarik investor karena persoalan infrastruktur.
"Semua investor itu mengeluhnya infrastruktur di Banyumas," katanya.
Karena itu, Sadewo menegaskan rencana pemekaran harus dihitung secara matang. Kemampuan anggaran, PAD, kesiapan infrastruktur, hingga keberlanjutan pembangunan daerah harus menjadi pertimbangan sebelum keputusan diambil.
Wacana pembagian Banyumas menjadi tiga wilayah sebelumnya telah tercantum dalam Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Banyumas 2005-2025. (antara/jpnn)
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyambut wacana pemekaran wilayah. Namun, dia menilai kondisi anggaran saat ini belum memungkinkan.
Redaktur & Reporter : Danang Diska Atmaja
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News