Bus Listrik Trans Semarang Mulai Mengaspal Rute Mangkang-Penggaron PP
jateng.jpnn.com, SEMARANG - Dua bus Trans Semarang berbahan bakar listrik mulai diperkenalkan untuk melayani masyarakat di Ibu Kota Jawa Tengah. Bus ramah lingkungan itu akan mulai mengaspal di Koridor I dengan rute Terminal Mangkang-Terminal Penggaron pulang-pergi pada Jumat (25/9).
Kepala Badan Layanan Umum Unit Pelaksana Teknis Dinas (BLU UPTD) Trans Semarang Haris Setyo Yunanto mengatakan bus listrik yang diluncurkan kali ini merupakan bagian dari total 27 unit yang akan menggantikan 25 armada bermesin diesel.
“(Bus Trans Semarang, red) konvensional sudah 12 tahun ini digantikan dengan full listrik. Tahun ini kami ada target 132 unit peremajaan. 27 di antaranya bus listrik di koridor 1 ini,” kata Haris seusai peluncuran bus listrik Trans Semarang dalam Upacara Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 di Balai Kota Semarang, Rabu (23/9).
Sesuai rencana, Haris menyebut 27 unit bus listrik dengan panjang 12 meter tersebut akan beroperasi pada awal November 2026. Saat ini, baru dua unit yang berjalan sembari menunggu produksi 25 bus listrik dari karoseri.
“Rencana kami di awal November total ada 27 unit. Jadi 25 beroperasional, dua cadangan. Sampai dengan hari ini kami baru bisa produksi dua unit. Nanti secara berkala setiap minggunya di Oktober akan terus bertambah,” ujarnya.
Bus listrik berbadan besar kolaborasi PT VKTR dan Karesori Laksana ini dapat mengangkut penumpang sebanyak 60 orang.
Baca Juga:
Haris menyatakan evaluasi penggunaan bus listrik telah dilakukan sebelum pengadaan armada. Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang juga beberapa kali menguji coba untuk melihat kesesuaian bus dengan karakteristik rute yang akan dilayani.
Menurutnya, tiap bus memiliki karakteristik yang berbeda sehingga perlu disesuaikan dengan kondisi rute. Beberapa aspek yang menjadi pertimbangan antara lain daya tahan baterai dan desain interior bus.
Rute Terminal Mangkang-Terminal Penggaron relatif landai, aman untuk bus listrik Trans Semarang mengaspal sejauh 29 kilometer.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News