Dugaan Keracunan MBG di Batang, Korban Mencapai 276 Orang
jateng.jpnn.com, BATANG - Sebanyak 276 warga di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, diduga mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Jumlah warga yang diduga keracunan itu disampaikan Wakil Bupati Batang Suyono pada Rabu (23/9) malam. Pendataan masih dilakukan sehingga angka tersebut belum menutup kemungkinan bertambah.
Sebagian besar warga yang mengalami keluhan merupakan siswa dari sejumlah sekolah penerima MBG. Namun, orang tua juga ikut terdampak setelah menyantap makanan yang dibawa pulang oleh anak-anak mereka.
“Orang tua ikut memakan dari sisa anak,” kata Suyono di RSUD Batang.
Keluhan yang dialami warga di antaranya mual, pusing, hingga gangguan pencernaan. Lonjakan pasien membuat sejumlah fasilitas kesehatan di wilayah Bawang dipadati warga.
Sebanyak 19 orang bahkan dilaporkan menjalani perawatan di RSUD Kalisari.
Suyono mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebab gangguan kesehatan tersebut. Sampel makanan yang dibagikan kepada penerima manfaat telah diambil untuk diuji.
Sementara itu, operasional SPPG Bawang dihentikan sementara sebagai langkah antisipasi sembari investigasi dan evaluasi dilakukan.
Dugaan keracunan MBG di Bawang, Batang, meluas. Sebanyak 276 orang diduga terdampak, 19 di antaranya menjalani perawatan, sementara SPPG dihentikan sementara.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News