Pemerintah Kucurkan Rp150 Miliar untuk Membenahi Keraton Surakarta
jateng.jpnn.com, SOLO - Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp150 miliar untuk membenahi 13 titik kawasan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Jawa Tengah.
Proyek tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menghidupkan kembali kawasan keraton sebagai pusat pelestarian sekaligus pemanfaatan warisan budaya.
Rencana tersebut disampaikan Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat mengunjungi Keraton Surakarta, Rabu (23/9). Menurut dia, revitalisasi merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk memperkuat perlindungan terhadap keraton, istana, museum, dan berbagai situs cagar budaya nasional.
Fadli mengatakan pengembangan kawasan cagar budaya tidak berhenti pada pemugaran bangunan. Pemerintah juga ingin memastikan aset budaya tersebut dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan tanpa menghilangkan nilai sejarah dan kebudayaan yang melekat di dalamnya.
“Revitalisasi ini memang sudah direncanakan sebagai bagian dari upaya merevitalisasi aset-aset budaya,” kata Fadli.
Dia berharap pembenahan kawasan Keraton Surakarta nantinya mampu meningkatkan daya tarik keraton sebagai destinasi wisata. Potensinya tidak hanya dari sisi sejarah, tetapi juga budaya, religi hingga kuliner.
Baca Juga:
Menurut Fadli, perhatian pemerintah juga diarahkan pada warisan budaya takbenda. Tradisi, nilai-nilai budaya, serta berbagai praktik kebudayaan Jawa yang berkembang di lingkungan keraton dinilai sama pentingnya dengan bangunan fisik.
“Jadi bukan hanya yang tangible, tetapi juga intangible cultural heritage,” ujarnya.
Pemerintah menyiapkan Rp150 miliar untuk revitalisasi 13 titik Keraton Surakarta. Penataan dilakukan bertahap untuk menjaga sekaligus mengembangkan kawasan caga
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News