Angka Keracunan MBG di Jawa Tengah Nyaris 13.000 Kasus
jateng.jpnn.com, SEMARANG - Angka dugaan keracunan akibat mengonsumsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jawa Tengah hampir menyentuh 13.000 korban.
Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Jawa Tengah Taj Yasin mengatakan dari jumlah tersebut belasan ribu Satuan Tugas Pelayanan Gizi (SPPG) pun ditangguhkan.
“Jawa Tengah dari kabupaten/ kota, sudah hampir 13.000, sehingga sudah banyak yang di-suspend (SPPG, red),” katanya, Rabu (30/9).
Kini, pihaknya menginstruksikan kepada seluruh pimpinan Satgas Program MBG yang memiliki wewenang menertibkan SPPG bermasalah lewat inspeksi mendadak (sidak).
Nanti, keputusan penangguhan dapur MBG sementara berada di tangan Badan Gizi Nasional (BGN).
“Sekarang di kabupaten/kota satuan tugasnya boleh melakukan inspeksi-inspeksi langsung ke SPPG-SPPG untuk menertibkan, itu yang paling utama kuncinya,” kata Gus Yasin.
Baca Juga:
Belum lama ini, sebanyak 700 murid menjadi korban keracunan MBG di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Ratusan siswa tersebut mendapatkan perawatan serius di rumah sakit.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga membesuk pasien yang terkapar di rumah sakit akibat mengonsumsi program kampanyenya bersama Presiden Prabowo Subianto tersebut. (ink/jpnn)
Kini seluruh pimpinan Satgas Program MBG yang memiliki wewenang menertibkan SPPG bermasalah lewat sidak.
Redaktur : Danang Diska Atmaja
Reporter : Wisnu Indra Kusuma
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News