Kebakaran TPA Jatibarang Semarang Berlarut-larut, Gubernur Jateng Bilang Begini
jateng.jpnn.com, SEMARANG - Sudah dua hari kebakaran melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang Kota Semarang, Jawa Tengah. Dampak asap kebakaran sampah ini juga telah mengganggu aktivitas masyarakat di sekitarnya.
Kebakaran TPA berjenis open dumping atau pembuangan secara terbuka ini mendapat perhatian langsung dari Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi.
Luthfi menyoroti api yang belum padam. Dia menyinggung keterlibatan seluruh komponen masyarakat dalam mencegah dan menangani kebakaran selama musim kemarau.
“Yang jelas kami menggandeng seluruh komponen masyarakat. Namun, yang lebih utama adalah mendidik masyarakat kita,” kata Luthfi dalam keterangan tertulis, Jumat (2/10).
Menurutnya, penanganan kebakaran membutuhkan kerja sama lintas instansi, bahkan dalam kondisi tertentu melibatkan dukungan pemerintah pusat.
Dia mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membuang puntung rokok sembarangan maupun meninggalkan lahan saat melakukan pembakaran.
“Tidak boleh sembarangan buang puntung rokok. Kemudian kalau membakar lahan ditungguin, tidak ditinggal dan lain sebagainya,” ujar eks Kapolda Jateng tersebut.
Untuk diketahui, kebakaran melalap TPA Jatibarang pada Rabu (30/9) sekitar pukul 18.04 WIB. Kebakaran itu melanda lahan seluas kurang lebih 10 hektare. Rinciannya, zona 1 dan 2 sekitar 8 hektare, sedangkan zona 3 seluas 2 hektare.
Gubernur Jawa Tengah menyoroti api yang melalap TPA Jatibarang Semarang belum padam. Begini kata pensiunan polisi tersebut.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News