Fakta Baru Kasus Kematian Dosen Untag: AKBP Basuki Rutin Menginap, Sering Menjemput Pakai Mobil Dinas
“Beberapa kali dijemput pakai mobil Dalmas,” ungkap Iqbal.
Meski begitu, status hubungan keduanya masih jadi tanda tanya.
Namun, kuasa hukum keluarga korban, Ahmad Zainal Abidin Petir, menyebut relasi mereka bukan sekadar biasa.
Menurutnya, hubungan itu sudah terjalin sejak 2016, saat Basuki masih menjalani pendidikan di SPN Purwokerto. Bahkan, Basuki disebut pernah memasukkan nama Levi ke dalam Kartu Keluarga miliknya.
“Dia juga mengakui pernah berhubungan badan. Alasannya karena kasihan korban yatim piatu, tetapi faktanya sudah dewasa,” tegas Petir.
Detik-detik Setelah Kematian
Sementara itu, saksi lain, Hananto, pengusaha asal Batang, mengungkap dirinya menjadi orang pertama yang dihubungi Basuki seusai kejadian.
Dia diminta datang ke sebuah kafe di Semarang, dekat Kantor Wilayah Kemenag Jateng. Di sana, Basuki menyampaikan bahwa Levi telah meninggal dunia.
Fakta demi fakta mencuat dalam sidang kasus kematian dosen muda Universitas 17 Agustus (Untag) Semarang Levi di Pengadilan Negeri Semarang, Senin (6/4).
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News