50 Santriwati di Pati Dicabuli Kiai, Pelaku Belum Ditahan

Minggu, 03 Mei 2026 – 14:45 WIB
50 Santriwati di Pati Dicabuli Kiai, Pelaku Belum Ditahan - JPNN.com Jateng
Ilustrasi kasus pencabulan 50 santriwati di Pati. Foto: Ricardo/JPNN com

jateng.jpnn.com, PATI - Sebanyak 50 santriwati diduga menjadi korban pencabulan oleh seorang kiai di Pondok Pesantren (Ponpes) Ndolo Kusumo, Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah (Jateng).

Seorang kiai tersebut bernama inisial A alias Ashari atau Mbah Walid itu telah ditetapkan oleh tersangka oleh Polresta Pati. Namun, hingga kini tersangka pencabulan itu belum dijebloskan ke penjara.

Lambatnya penanganan hukum ini membuat warga menggeruduk Ponpes Ndolo Kusumo pada Sabtu (2/5). Massa menuntut keadilan ditegakkan bagi puluhan santriwati yang menjadi korban predator oknum kiai tersebut.

Kuasa Hukum Korban, Ali Yusron mengatakan kejadian ini diduga terjadi dalam rentang 2024 hingga 2026.

Ali baru mendampingi satu korban. Namun, dia menyebut telah mengantongi jumlah yang menjadi korban kiai cabul itu mencapai 50 orang.

"Lebih dari 30 atau 50 orang santriwati, di bawah umur itu ada yang kelas satu, kelas dua SMP," ujar Ali, Minggu (3/5).

Dalam dua tahun beraksi, dia menyebut kiai A mencari mangsa dengan modus untuk menemani tidur. Pelaku mengirimi pesan korban melalui layanan perpesanan WhatsApp tengah malam.

"Kronologi awalnya itu si A ini itu WA ke santriwati. Itu pada jam 12 malam untuk menemani tidur," katanya.

Kasus pencabulan di Pati bikin geger. Ada 50 santriwati diduga menjadi korban oleh kiai yang sudah jadi tersangka, tetapi belum ditahan.
Facebook JPNN.com Jateng Twitter JPNN.com Jateng Pinterest JPNN.com Jateng Linkedin JPNN.com Jateng Flipboard JPNN.com Jateng Line JPNN.com Jateng JPNN.com Jateng
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News

TERPOPULER

PERIODE:   6 JAM 12 JAM 1 HARI 1 MINGGU

Maaf, saat ini data tidak tersedia