Kasus Pelajar 14 Tahun Tewas di Banyumas, Berawal dari Knalpot Brong

Rabu, 09 September 2026 – 06:40 WIB
Kasus Pelajar 14 Tahun Tewas di Banyumas, Berawal dari Knalpot Brong - JPNN.com Jateng
Pelajar 14 tahun di Banyumas tewas dalam dugaan kekerasan setelah motornya disebut mengeluarkan suara knalpot brong. Polisi menetapkan pria 25 tahun sebagai tersangka. Ilustrasi garis polisi. Foto: Ricardo/JPNN.com

jateng.jpnn.com, BANYUMAS - Polresta Banyumas mengungkap kasus dugaan kekerasan terhadap anak yang menyebabkan seorang pelajar berusia 14 tahun meninggal dunia.

Polisi telah menetapkan RM alias U (25), warga Kecamatan Purwokerto Timur, Banyumas, sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

"Korban diduga dipukul menggunakan balok kayu oleh tersangka pelaku hingga meninggal dunia," kata Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus P Silalahi, Selasa (8/9).

Tersangka kini telah ditahan untuk menjalani proses hukum.

Petrus mengatakan peristiwa tersebut terjadi di Jalan Gerilya Timur, Kelurahan Berkoh, Kecamatan Purwokerto Selatan, Banyumas, Sabtu (5/9) sekitar pukul 03.00 WIB. Korban berinisial SHAP, warga Kecamatan Kembaran, Banyumas.

Kasus tersebut terungkap setelah polisi menerima laporan mengenai dugaan kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Sebelum kejadian, korban bersama seorang temannya mengendarai sepeda motor dan sempat berkumpul di sekitar kawasan Menara Pandang Purwokerto.

Keduanya kemudian menuju wilayah Berkoh. Saat melintas di sekitar Bundaran Berkoh, sepeda motor korban diduga menjadi sasaran warga karena knalpot kendaraan tersebut mengeluarkan suara bising.

Pelajar 14 tahun di Banyumas tewas dalam dugaan kekerasan setelah motornya disebut mengeluarkan suara knalpot brong. Polisi menetapkan tersangka.
Sumber antara
Facebook JPNN.com Jateng Twitter JPNN.com Jateng Pinterest JPNN.com Jateng Linkedin JPNN.com Jateng Flipboard JPNN.com Jateng Line JPNN.com Jateng JPNN.com Jateng
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News