Mario Lemos Kecewa Persijap Jepara Kembali Kehilangan Poin
Pelatih asal Portugal itu mengaku kecewa karena Persijap kembali gagal mengamankan poin, terlebih pertandingan digelar di kandang sendiri dengan dukungan langsung suporter Laskar Kalinyamat.
Menurut Mario, kemenangan dalam sebuah pertandingan ditentukan oleh kemampuan tim mencetak gol sekaligus menjaga gawang agar tidak kebobolan.
"Dalam sebuah pertandingan, sebuah tim harus mencetak gol lebih banyak dan juga tidak kebobolan. Di laga ini, kami memang bisa mencetak gol, tetapi kami kebobolan dua gol," ujarnya.
Mario juga memahami bahwa Persijap menghadapi lawan dengan kualitas yang tidak mudah. Persib datang sebagai juara bertahan yang dalam tiga musim terakhir mampu mempertahankan gelar.
Kekalahan tersebut sekaligus menjadi hasil berbeda dibanding pertemuan kedua tim pada musim 2025/26. Kala itu, Persijap menjadi satu-satunya tim yang mampu membuat Persib tidak terkalahkan.
Meski demikian, Mario tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan para pemainnya. Dia menilai anak asuhnya telah memberikan usaha maksimal sepanjang pertandingan.
Mario juga melihat adanya perkembangan positif dari permainan Persijap. Menurut dia, timnya mulai kembali menemukan permainan terbaik meski hasil akhir belum sesuai harapan. (JPNN)
Persijap Jepara kembali gagal meraih kemenangan di awal kompetisi BRI Super League 2026/27.
Redaktur & Reporter : Danang Diska Atmaja
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News