Nasib Guru Honorer di Kudus, Pemkab Berharap Tak Ada Penghapusan

Senin, 24 Januari 2022 – 21:30 WIB
Nasib Guru Honorer di Kudus, Pemkab Berharap Tak Ada Penghapusan - JPNN.com Jateng
Guru di salah satu SD Negeri Kudus, Jawa Tengah, mengajar siswa. ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.

jateng.jpnn.com, KUDUS - Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, memastikan bahwa tenaga guru honorer yang berjumlah ratusan masih dibutuhkan, menyusul terbatasnya jumlah guru berstatus aparatur sipil negeri (ASN) di berbagai jenjang sekolah di daerah setempat.

"Jika pemerintah benar-benar menerapkan kebijakan penghapusan honorer pada 2023, tentunya kami tidak berharap menyasar guru honorer karena ketersediaan guru ASN di masing-masing jenjang sekolah masih kurang," kata Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kudus Harjuna Widada, Senin (24/1).

Menurutnya, kalaupaun guru honorer nantinya berkesempatan direkrut menjadi pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), tentunya tidak semuanya bisa lolos dengan mudah karena ada tahapan seleksi.

Bagi guru honorer yang tidak lolos seleksi, dia mengaku, sangat kasihan karena mereka juga berperan mencerdaskan siswa.

Terkait keberadaan jumlah pegawai honorer di lingkungan Pemkab Kudus, tercatat hanya ada 107 pegawai honorer daerah (PHD) yang bekerja di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).

"Dari jumlah honorer sebanyak itu, meliputi tenaga administrasi dan tenaga operasional," kata Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Kudus Putut Winarno.

Hanya saja, kata Putut, dirinya hingga kini belum mendapatkan petunjuk teknis soal penghapusan tenaga honorer dari pemerintah pusat.

Penghapusan honorer sendiri dilandasi kekhawatiran pemerintah terhadap pemerintah daerah yang terus menerus merekrut tenaga honorer.

Wacana penghapusana tenaga honorer di respons dengan bijak oleh Pemkab Kudus. Nasib guru honorer jangan sampai dihapuskan.
Sumber antara

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News

TERPOPULER

PERIODE:   6 JAM 12 JAM 1 HARI 1 MINGGU

Maaf, saat ini data tidak tersedia