Jelang Lebaran, Ribuan Warga Semarang Serbu Bazar Ramadan

Senin, 01 April 2024 – 20:37 WIB
Jelang Lebaran, Ribuan Warga Semarang Serbu Bazar Ramadan - JPNN.com Jateng
Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana bersama Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu. FOTO: Humas Pemkot Semarang.

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Antusias warga tak terbendung pada Bazar Ramadan dan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Halaman Balai Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Senin (1/4).

Upaya menghadirkan pangan murah untuk masyarakat tersebut diselenggarakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot)Semarang dan Bank Indonesia menyediakan sejumlah paket sembilan pangan pokok (sembako).

Dalam hitungan jam, beragam bahan pangan dengan harga terjangkau ludes terjual. Alasan utama yaitu berbelanja kebutuhan pokok menjelang Idulfitri 1445 Hijriah.

Selain Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman (Pak Rahman), juga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner hingga fesyen.

Termasuk dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta perusahaan mitra di Kota Semarang menyiapkan paket tebus murah senilai Rp 150 ribu yang dijual Rp 50 ribu.

Seluruh pembayaran menggunakan sistem tanpa uang tunai. Sejumlah warga mengaku senang dengan bazar pangan murah tersebut. Misalnya, dengan mengeluarkan Rp 5 ribu dapat membeli 250 gram cabai.

"Namun, harus cashless, pembayaran pakai QRIS. Murah banget. Kalau biasanya belanja seperempat kilo (250 gram) harganya Rp 12 ribu, di sini Rp 5 ribu," kata Warga Semarang Barat Astrid.

Tak hanya itu, dirinya juga mendapatkan kupon tebus murah sembako berisi 5 kilogram beras, 2 liter minyak, 1 kilogram gula pasir, dan 1 sachet kecap. Harga paket sembako tersebut semestinya Rp 150 ribu, tetapi hanya ditebus seharga Rp 50 ribu.

Ribuan warga serbu bazar Ramadan dan gerakan pangan murah di Balai Kota Semarang.
Facebook JPNN.com Jateng Twitter JPNN.com Jateng Pinterest JPNN.com Jateng Linkedin JPNN.com Jateng Flipboard JPNN.com Jateng Line JPNN.com Jateng JPNN.com Jateng

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News