Di Hadapan Jokowi, Ketua KPU Berkhotbah Tentang Kerakusan

"Pertama sifat-sifat kebinatangan yang terdapat dalam jiwa manusia harus dikurbankan dan disembelih. Kedua jiwa dan perbuatan seseorang harus dilandasi dengan tauhid, iman, dan takwa," katanya
Baca Juga:
Dia menuturkan sangat banyak sifat kebinatangan yang ada di dalam diri manusia. Mulai sifat seperti mementingkan diri sendiri hingga sifat sombong.
Termasuk pula dia mengingatkan untuk membuang jauh-jauh sifat kebinatangan yang selalu curiga, menyebarkan informasi yang tidak benar, fitnah, rakus, dan tamak.
"Ambisius tidak terkendalikan, tidak mau melihat kenyataan hidup, tidak mempan diberi nasihat, tidak mampu mendengar teguran, dan lain-lain merupakan sifat tercela dalam pandangan Islam," tuturnya.
Jika sifat itu tetap dipelihara dan bercokol dalam diri seseorang, menurutnya akan membawa ketidakstabilan dalam hidup, tidak harmonis di lingkungan, baik sebagai individu maupun anggota masyarakat.
"Sifat-sifat ini akan memudahkan jalan bagi terciptanya perpecahan dan tidak tentram dalam kehidupan bermasyarakat," katanya.
Maka itu, dia menyebut setiap muslim dituntut untuk berusaha dalam batas kemampuan maksimal, dengan mengerahkan tenaga secara optimal.
"Tidak bermalas-malasan, tidak melakukan sesuatu secara sembrono. Semoga kita memiliki kepekaan sosial untuk saling berbagi, dan mampu memberikan manfaat banyak bagi orang di sekitar kita," katanya.(mcr5/jpnn)
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asyari menjadi khatib salat Iduladha 1445 Hijriah di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (17/6).
Redaktur : Danang Diska Atmaja
Reporter : Wisnu Indra Kusuma
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News