Kemenag Pastikan Tak Ada Penutupan Jalan Raya Saat Salat Idulfitri di Solo

jateng.jpnn.com, SOLO - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Surakarta memastikan tidak ada penutupan jalan raya saat penyelenggaraan salat Idulfitri (Id) 1444 Hijriah.
"Enggak ada yang menutup jalan, sudah diimbau agar tidak menutup jalan raya. Kalau jalan kampung enggak apa-apa," kata Kepala Kantor Kementerian Agama Surakarta Hidayat Maskur, Selasa (18/4).
Dia mengatakan jika penyelenggaraan salat Id di masjid, tidak perlu ada izin khusus dari Kementerian Agama.
"Kalau masjid, kan, sudah seperti orang salat Jumat, jadi enggak ada masalah. Kalau kami, kan, terkait dengan persiapan pengamanan. Yang penting jangan menutup jalan utama," katanya.
Sementara itu, terkait dengan ketentuan isi khotbah, dia menyebut tidak ada ketentuan khusus.
"Khotbah enggak ada ketentuan tertentu, yang jelas isi khotbah mestinya terkait ketentuan sosial itu penting, setelah puasa juga tetap memiliki kepedulian sosial," katanya.
Baca Juga:
Sementara itu, Muhammadiyah sudah menetapkan 1 Syawal 1444 jatuh pada Jumat (21/4). Dengan demikian, Muhammadiyah Kota Surakarta akan melaksanakan salat Idulfitri pada 21 April 2023.
Setidaknya ada 63 lokasi yang akan menggelar salat Id pada tanggal tersebut, di antaranya Masjid Rohmah Sumber, Edutorium UMS, halaman Masjid Baitussalam Griyan Pajang Laweyan, Pamedan Mangkunegaran, dan Sasana Krida Warga Mangkubumen.(antara/jpnn)
Kemenag memastikan tidak ada penutupan jalan raya saat salat Idulfitri di Solo, Jateng. Imbauan sudah disebar.
Redaktur & Reporter : Sigit Aulia Firdaus
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News