Potensi Gelombang Tinggi, BMKG: 6 Wilayah Perairan Jateng Terdampak

Sabtu, 04 Desember 2021 – 07:30 WIB
Potensi Gelombang Tinggi, BMKG: 6 Wilayah Perairan Jateng Terdampak - JPNN.com Jateng
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi. Foto: ANTARA/Muhammad Bagus Khoirunas

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan adanya gelombang tinggi di perairan laut Jawa bagian tengah.

Gelombang setinggi 2,5 - 4 meter diperkirakan terjadi selama 24 jam mulai hari ini pukul 07.00 WIB, hingga Minggu (05/12) besok pukul 07.00 WIB.

Diinformasikan, Siklon Tropis Nyatoh (925 hPa) yang terpantau di Laut Filipina memberikan dampak tidak langsung pada ketinggian gelombang di wilayah Perairan Kep. Sangihe - Kep. Talaud, Peraran Kep. Halmahera, Laut Maluku, Laut Halmahera, Samudra Pasifik utara Halmahera hingga Papua.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Barat - Utara dengan kecepatan angin berkisar 7 - 30 knot.

Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Barat Daya - Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 7 - 30 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan Kep. Mentawai, Perairan Enggano - Bengkulu, Laut Natuna utara, Perairan Kep. Anambas - Kep. Natuna, Perairan Kep. Bintan, Perairan Selatan Kalimantan, Laut Jawa, Laut Halmahera, Perairan utara Kep. Talaud, Perairan Manokwari, Samudra Pasifik utara Papua Barat hingga Papua.

BMKG Stasiun Maritim Tanjung Mas Semarang memprakirakan, gelombang tinggi di laut Jawa bagian tengah itu akan berdampak pada 6 wilayah perairan Jawa Tengah dengan gelombang sekitar 1,25 - 2,5 meter.

Wilayah Perairan dengan Gelombang Sedang 1,25 - 2,5 meter:

BMKG prakirakan 6 wilayah perairan Jateng terdampak gelombang tinggi