Akibat Banjir, Ribuan Hektare Sawah di Jawa Tengah Terancam Gagal Panen

Rabu, 20 Maret 2024 – 03:58 WIB
Akibat Banjir, Ribuan Hektare Sawah di Jawa Tengah Terancam Gagal Panen - JPNN.com Jateng
Ilustrasi - Sawah terendam banjir. (ANTARA/M Ibnu Chazar/dok)

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Ribuan hektare persawahan atau lahan pertanian di sejumlah kabupaten di Jawa Tengah terancam gagal panen seusai diterjang banjir.

"Lahan pertanian yang tergenang banjir itu berada di Kabupaten Grobogan, Demak, Kudus, Jepara dan Pati," kata Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Jateng Supriyanto, Selasa (19/3).

Dia menyebutkan bahwa berdasarkan data per 15 Maret 2024, tercatat 4.381 ha lahan tanaman padi di Kabupaten Grobogan terdampak banjir dengan umur tanaman padi 5-100 hari setelah tanam (HST).

"Lahan jagung seluas 152 ha juga terdampak banjir di Grobogan. Komoditas bawang merah juga. Lahan yang terkena banjir seluas 84 ha," katanya.

Sementara untuk Demak, dia menyebutkan setidaknya 162 ha lahan padi tergenang banjir dengan umur padi 10-90 HST, kemudian lahan bawang merah seluas 765,76 ha juga terdampak banjir.

Di Kabupaten Kudus, lanjut dia, sebanyak 2.776 hektare lahan padi dengan umur 10 hingga 90 HST terdampak banjir, kemudian sejumlah komoditas lainnya, seperti melon dan cabai.

"Ada 63 hektare lahan tanaman melon dan empat ha lahan cabai yang terdampak (banjir) di Kudus," katanya.

Untuk di Jepara, tercatat lahan padi seluas 1.989 ha dengan umur 30 hingga 80 HST yang tergenang banjir.

Ribuan hektare persawahan atau lahan pertanian di sejumlah kabupaten di Jawa Tengah terancam gagal panen seusai diterjang banjir.
Sumber antara
Facebook JPNN.com Jateng Twitter JPNN.com Jateng Pinterest JPNN.com Jateng Linkedin JPNN.com Jateng Flipboard JPNN.com Jateng Line JPNN.com Jateng JPNN.com Jateng

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News