Meski Rob Mulai Surut, Warga Pesisir Pekalongan Harus Tetap Waspada

Sabtu, 03 Desember 2022 – 12:46 WIB
Meski Rob Mulai Surut, Warga Pesisir Pekalongan Harus Tetap Waspada - JPNN.com Jateng
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan Dimas Arga Yudha saat melakukan monitor bencana gelombang pasang di Pekalongan, Jumat (2/12/2022). (ANTARA/HO-Humas Kota Pemkot Pekalongan)

jateng.jpnn.com, PEKALONGAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan, Jawa Tengah, mengimbau warga pesisir di daerah tersebut untuk tetap waspada meski rob sudah mulai surut.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekalongan Dimas Arga Yudha mengatakan pihaknya memaksimalkan penanganan warga terdampak banjir rob yang masih mengungsi di beberapa titik.

"Hari ini (Sabtu, 3/12), kami bersama instansi terkait baik TNI, Polri maupun relawan memonitor dan memantau kesiapsiagaan bencana di wilayah yang tergenang banjir rob," katanya, Sabtu (3/12).

Menurut dia, pihaknya bersama lintas sektoral telah melakukan langkah penanganan bencana seperti memberikan layanan kesehatan pengungsi, melakukan evakuasi korban, dan penanganan kedaruratan.

Pihaknya juga mengoptimalkan sejumlah pompa untuk mengurangi genangan rob di beberapa permukiman penduduk seperti Kelurahan Panjang Wetan, sebagian Krapyak, Panjang Baru, dan Tirto.

"Saat ini genangan air mencapai 15 sentimeter hingga 40 sentimeter. Oleh karena itu, kami mengimbau warga yang tinggal di sempadan Sungai Meduri dan Loji memantau atau memperhatikan informasi kondisi cuaca dan gelombang pasang," kata dia.

Dimas Arga Yudha mengatakan saat ini jumlah warga yang masih mengungsi di sejumlah titik sebanyak 125 orang.

Menurut dia, banjir rob cenderung mulai surut, tetapi masyarakat tetap perlu waspada dan memperhatikan informasi kondisi cuaca atau gelombang pasang.

Warga pesisir Pekalongan harus tetap waspada meski rob sudah mulai surut.
Sumber antara

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News