Bentrok di Solo, Suporter Persib & PSS Sleman Terlibat Kerusuhan

Kehadiran suporter Persib di Solo sebenarnya melanggar aturan PT Liga Indonesia Baru (LIB), yang masih melarang suporter tim tamu hadir di stadion selama masa uji coba Liga 1.
Meski begitu, sekitar seribuan pendukung Persib tetap nekat datang ke Solo, sebagian bahkan berhasil masuk ke Stadion Manahan dengan menggunakan tiket.
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Iwan Saktiadi menyebut telah melakukan penyekatan dan sweeping untuk mencegah massa Persib masuk.
"Sebagian besar kami tahan di luar stadion. Yang masuk ke stadion sudah dipastikan adalah pendukung Sleman," jelasnya.
Namun, polisi menemukan indikasi sejumlah tiket diperoleh melalui jalur ilegal. Saat ini, lima koordinator suporter Persib tengah diperiksa untuk mengusut bagaimana tiket tersebut bisa sampai ke tangan mereka.
"Kami mendalami dari mana tiket itu berasal. Tidak seharusnya mereka mendapatkan akses karena status mereka sebagai suporter tamu," tambah Kombes Iwan.
Setelah kericuhan, pihak kepolisian mengawal suporter Persib untuk memastikan mereka bisa kembali dengan aman.
Laporan resmi juga akan disampaikan kepada PT LIB sebagai bahan evaluasi penyelenggaraan ke depan.
Kericuhan pecah di kawasan Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, saat laga Liga 1 2024/2025 pekan ke-12 antara PSS Sleman dan Persib Bandung, Senin (9/12) malam.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News