228 Korban Banjir Pekalongan belum Bisa Kembali, Genangan Air Masih 25 Sentimete

Selasa, 07 Desember 2021 – 16:30 WIB
228 Korban Banjir Pekalongan belum Bisa Kembali, Genangan Air Masih 25 Sentimete - JPNN.com Jateng
Petugas Penanganan Bencana Kota Pekalongan bersama warga melakukan pembuatan tanggul darurat untuk mengantisipasi air mengalir ke rumah penduduk, Selasa (7/12/2021). Foto: ANTARA/HO-BPBD Kota Pekalongan

jateng.jpnn.com, PEKALONGAN - Sebanyak 228 warga korban banjir dan rob di Kota Pekalongan masih mengungsi di sejumlah titik karena tempat tinggal mereka masih terendam air dengan ketinggian 20 hingga 25 sentimeter.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan Dimas Arga Yudha di Pekalongan mengatakan, intensitas curah hujan masih cukup tinggi sehingga sebagian warga korban banjir terpaksa harus mengungsi.

Ia menyebut, kondisi kesehatan korban banjir baik-baik saja karena tim medis terus melakukan patroli dan layanan kesehatan pada mereka.

"Setiap dua hari sekali, kami bersama dinas kesehatan melakukan patroli maupun memberikan layanan kesehatan pada sebagian warga yang memilih bertahan di tempat tinggalnya," katanya, Selasa (7/12).

Menurut dia saat ini ketinggian air yang merendam rumah penduduk sudah mulai surut jika dibanding hari sebelumnya yang mencapai 40 sentimeter.

Pihaknya terus melakukan penanganan banjir dengan membuat tanggul darurat di sejumlah titik rawan banjir seperti di Pabean, Pasir Sari, Tegal Dowo, Jeruk Sari, dan perbaikan saluran air untuk mengantisipasi limpasan air dari Sungai Bremi.

"Pananganan kedaruratan bencana sudah dilakukan dan terus berjalan untuk mencegah kebocoran air yang mengalir ke rumah penduduk. Pada penanganan pembuatan tanggul darurat ini kami juga melibatkan partisipasi dari masyarakat," imbuhnya.

Adapun sejumlah titik tempat pengungsian yang disiapkan oleh Pemkot yaitu aula Kelurahan Degayu, aula bekas kantor Kelurahan Kraton Kidul, Mushala Al Hikmah Kelurahan Pasirkratonkramat, aula Kecamatan Pekalongan Barat, dan Mushala Roudhotul Tolibin Kelurahan PasirKratonKramat.

Meski genangan air terus menurun, ratusan pengungsi akibat banji Pekalongan belum bisa kembali.
Sumber antara

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News