Kerusuhan Suporter PSIS-PSS, Lima Bus Dirusak, 13 Orang Diperiksa

"Kapasitas penonton lawan overload, 1.600 seharusnya nol. Ini akan kami lakukan evaluasi terhadap panitia penyelenggara," katanya.
Pihaknya juga akan berkomunikasi dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk menghindari peristiwa-peristiwa seperti ini terulang kembali.
"Dengan kejadian pasti akan menjadi evaluasi dari kami maupun PSSI," katanya.
Aksi pelemparan batu itu diduga bermula dari saling ejek antara suporter SNEX PSIS Semarang dengan pendukung PSS Sleman di dalam stadion.
"Namun, tidak terjadi apa-apa, kami bisa mengatasi itu dengan cepat, meredam dan tidak terjadi keributan panjang," kata Ketua Panpel PSIS Semarang Agung Buwono.
Agung mengatakan pelemparan batu itu juga mengakibatkan CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi terluka. Yoyok menjadi korban dengan luka di bagian kepala.
Politisi Partai Demokrat itu telah mendapat perawatan intensif setelah dilarikan ke rumah sakit. Terdapat pula beberapa penonton yang mengalami luka ringan akibat kerusuhan tersebut.
Seperti diketahui, duel di Stadion Jatidiri, Semarang itu berakhir dengan skor 1-0 untuk PSIS Semarang. Gol kemenangan PSIS dicetak oleh Carlos Fortes lewat tendangan penalti. (mcr5/jpnn)
Polisi sudah memeriksa 13 orang saksi buntut perusakan lima bus dan satu mobil pribadi oleh suporter bola di Jalan Sisingamangaraja, Kota Semarang.
Redaktur : Danang Diska Atmaja
Reporter : Wisnu Indra Kusuma
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News