Program Makan Bergizi Gratis di Boyolali Libatkan UMKM & Petani Lokal

jateng.jpnn.com, BOYOLALI - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gagaksipat di Boyolali, Jawa Tengah, menggandeng usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Langkah ini bertujuan tidak hanya menyediakan makanan berkualitas tetapi juga memberdayakan perekonomian masyarakat lokal.
Menurut Kepala SPPG Gagaksipat 2, Yuwida Salma Lova, pihaknya banyak bekerja sama dengan petani dan pelaku UMKM, terutama untuk pasokan ikan lele, patin, telur, serta sayuran.
"Kami membeli langsung dari petani di Pasar Cepogo dan sekitarnya, sementara ikan dan ayam juga didatangkan dari peternak lokal," ungkapnya pada Rabu (26/2).
Selain membantu UMKM berkembang, SPPG memastikan kualitas bahan tetap terjaga. Sebelum bekerja sama, kedua belah pihak terlebih dahulu membuat kesepakatan standar kualitas.
"Jika bahan yang dikirim tidak sesuai standar, kami bisa melakukan retur," jelasnya.
Hingga kini, program yang digagas oleh pemilik Wong Solo Group Puspo Wardoyo telah melibatkan belasan UMKM dalam rantai pasokannya.
Langkah ini sejalan dengan petunjuk teknis (juknis) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Badan Gizi Nasional (BGN) yang mewajibkan keterlibatan koperasi dan UMKM dalam operasional SPPG.
SPPG Gagaksipat di Boyolali, Jawa Tengah, menggandeng usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News