Inilah 4 Desa di Magelang yang Jadi Percontohan Penanganan Anak Tidak Sekolah

"Ini masih sampel, pendataan ini masih belum selesai. Tentunya kalau kami teruskan masih ada beberapa ATS lainnya. Harapannya nanti sampai selesai," katanya.
Menurut dia ada beberapa faktor ATS, antara lain lulus dan tidak melanjutkan, ada yang putus sekolah, dan tidak mampu secara ekonomi.
"Ada yang SD tidak lulus, ada yang lulus SD tidak melanjutkan ke SMP, ada yang putus sekolah di SMP," katanya.
Basuki menuturkan Bappeda dan Litbang Kabupaten Magelang bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan hari ini menyerahkan salah satu ATS untuk bisa bersekolah kembali di SMK Muhammadiyah 2 Borobudur.
Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 2 Borobudur Nida Ul Hasanah menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Magelang yang telah memiliki peran besar untuk membantu ATS bisa menuntut ilmu lagi.
"Harapan kami, Putra (salah satu ATS) bisa bersekolah sampai selesai dan memiliki keahlian sehingga bisa sukses di kemudian hari," kata Nida.(antara/jpnn)
Empat desa di Magelang ini jadi percontohan penanganan anak tidak sekolah. Program dari UNICEF nih.
Redaktur & Reporter : Sigit Aulia Firdaus
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News