Hujan Deras, Selokan Tak Kuat Tampung Air, Sejumlah Ruas Jalan di Kota Semarang Banjir

Rabu, 19 Oktober 2022 – 21:42 WIB
Hujan Deras, Selokan Tak Kuat Tampung Air, Sejumlah Ruas Jalan di Kota Semarang Banjir - JPNN.com Jateng
Ilustrasi mobil menerobos genangan air pascahujan deras di Kota Semarang. FOTO: Wisnu Indra Kusuma/JPNN.com.

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang menyebut dampak pascahujan deras disertai angin kencang mengakibatkan genangan air hingga tanah longsor.

Genangan air hujan pada ruas jalan tak hanya terlihat di Semarang bagian bawah, tetapi juga tampak di kawasan Semarang atas pada Selasa (18/10).

BPBD Kota Semarang mencatat genangan air terlihat di Jalan Raya Kaligawe, Jalan Gajah Raya, dan Jalan Sawah Besar. Tiga jalan tersebut berada di Semarang bagian bawah atau kerap menjadi langganan genangan air pascahujan deras.

Genangan air setelah hujan deras juga tampak di Jalan Setiabudi Banyumanik yang notabene berada di Semarang bagian atas. Rata-rata genangan air di ruas jalan terpantau dengan ketinggian sekitar 5 sentimeter hingga 15 sentimeter.

"Genangan disebabkan selokan tidak mampu menampung genangan air sehingga melimpas di jalan," kata Sekretaris BPBD Kota Semarang, Winarsono, Rabu (19/10).

Dampak hujan deras juga mengakibatkan terjadinya tanah longsor di sejumlah titik. Setidaknya ada tiga talut jalan yang mengalami longsor.

Jalan Candi Losmen RT 003 RW 009 Kelurahan Candi, Kecamatan Candisari, dan Jalan Setiabudi Banyumanik depan Dealer Wuling, dan talut makam di Puri Srondol Kulon.

Selain itu juga berdampak pada ambrolnya atap kelas Taman Kanak-kanak (TK) PGRI 28 Jalan Kawi Kelurahan Wonotingal, Kecamatan Candisari.

Sejumlah ruas jalan di Kota Semarang banjir setelah diterjang hujan deras yang membuat selokan tak kuat menampung air.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News