Proyek Jalan Lingkar Selatan Ditolak Para Bupati, Gibran Bilang Begini

Menurut Gibran, kajian mengenai lalu lintas Solo sudah dilakukan sejak dulu, bahkan dalam kurun waktu beberapa tahun ke depan Solo akan menghadapi kepadatan lalu lintas hingga cukup parah.
"Kalau trafiknya sudah terjadi stuck, inflasi, distribusi pangan, wisata akan terpengaruh sekali. Hati-hati sekali masalah trafik ini," katanya.
Dia mengatakan pengadaan jalan lingkar tersebut hanya menjadi salah satu dari banyak solusi yang disiapkan pemerintah dalam menghadapi kepadatan lalu lintas di dalam kota maupun titik keluar dan masuk ke kota.
"Kami memutuskan sesuatu, kan, dengan kajian, jalan lingkar itu hanya salah satu solusi, belum tambahan flyover, pelebaran jalan. Kalau bikin koridor yang total sekalian, termasuk pedestrian dilebarkan," katanya.
Dia mengatakan yang dilakukan oleh Pemkot Surakarta demi kenyamanan masyarakat luas.
"Solusi sudah kami berikan semua, transportasi umum sudah terintegrasi, feeder (kendaraan umum pengumpan), BST, yang lain-lain harus kami garap semua," katanya.
Sebelumnya, Bupati Klaten Sri Mulyani khawatir jika proyek jalan lingkar tersebut akan memakan lebih banyak lahan sawah lestari.
Dia mengatakan selama ini proyek jalan tol Solo-Jogja sudah memakan banyak lahan sawah lestari.
Rencana Proyek Jalan Lingkar Selatan ditolak para bupati. Gibran Rakabuming Raka menanggapi santai.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News