Melalui Workshop, UPGRIS Perkuat Kompetensi Tenaga Kependidikan

Ketentuan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.
"Sebetulnya, sebelum kebijakan itu muncul, kami sudah merancang mahasiswa tidak lagi perlu menulis skripsi," ungkapnya.
Menurut Suci, penyusunan skripsi itu bisa digantikan dengan suatu karya ilmiah yang harus diimbangi dengan persyaratan tertentu.
"Semisal karya ilmiah yang dibuat mahasiswa haruslah terpublikasi di jurnal terakreditasi. Bisa juga mahasiswa kami minta untuk membuat prototipe sebagaimana arahan menteri," katanya.
Sementara itu, Kepala Lembaga Pengembangan Profesi (LPP) UPGRIS selaku penyelenggara, Fenny Roshayanti menyebutkan wokrshop tersebut diikuti 42 tenaga kependidikan.
"Pelatihan ini juga sekaligus bagian dari upaya kami untuk mencapai akreditasi unggul secara lembaga, yang ditargetkan bisa diperoleh pada 2026," tuturnya. (JPNN)
Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) memperkuat kompetensinya melalui 'Workshop Peningkatan Kompetensi Administrasi Tenaga Kependidikan' pada Kamis (31/8).
Redaktur & Reporter : Danang Diska Atmaja
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News