Harga Cabai di Boyolali Mencapai Rp 85 Ribu Per Kilogram, Pemkab Lakukan Pemantauan

Selasa, 21 November 2023 – 16:10 WIB
Harga Cabai di Boyolali Mencapai Rp 85 Ribu Per Kilogram, Pemkab Lakukan Pemantauan - JPNN.com Jateng
Harga cabai merah di sejumlah pasar tradisional naik. ilustrasi. Foto: Ricardo/JPNN.com

jateng.jpnn.com, BOYOLALI - Harga cabai di pasar tradisional di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, kini dijual mencapai Rp 85.000 per kilogram karena stok menurun.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Boyolali Darmadi mengatakan pihaknya terus memantau dan mengendalikan harga.

"Disdagperin Boyolali terus memantau harga cabai rawit merah di pasar tradisional dijual naik mencapai Rp 85.000/kg, kalau harga normal hanya sekitar Rp 30.000/kg hingga Rp 35.000/kg, dan harga cabai merah besar kini juga dijual mencapai Rp 80.000/kg, sebelumnya hanya sekitar Rp3 0.000/kg," katanya, Senin (21/11).

Dia mengatakan untuk mengatasi tingginya harga cabai di Boyolali, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian setempat untuk tanam cabai guna mengatasi kelangkaan komoditas tersebut.

Dinas Pertanian Boyolali juga meningkatkan penanaman terutama di daerah Kecamatan Selo untuk mengatasi kebutuhan di daerah ini. Hal tersebut dilakukan sejak adanya kenaikan harga. Pihaknya juga melakukan pembahasan hal tersebut melalui rapat dengan Tim Pengawas Inflansi Daerah (TPID) Boyolali.

"Kondisi menurunnya produksi cabai memang karena ketersediaan terbatas. Untuk itu, kami mengimbau kepada masyarakat untuk pembelian cabai secukupnya saja," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Boyolali Joko Suhartono mengatakan jumlah luas tanaman cabai jenis keriting di Boyolali mencapai 183 hektare dan cabai rawit seluas Rp545 ha hingga September 2023. Namun, umur tanaman cabai di Boyolali kini sudah mulai habis sehingga tidak ada panen.

"Masih ada panen, tetapi tinggal beberapa hektare saja. Ini baru persiapan tanaman yakni pengolahan lahan di Kecamatan Selo Boyolali," katanya.

Harga cabai di pasar tradisional di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, kini dijual mencapai Rp 85.000 per kilogram karena stok menurun.
Sumber antara
Facebook JPNN.com Jateng Twitter JPNN.com Jateng Pinterest JPNN.com Jateng Linkedin JPNN.com Jateng Flipboard JPNN.com Jateng Line JPNN.com Jateng JPNN.com Jateng

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News