Penjelasan Kombes Edy Soal Tahanan Meninggal di Banyumas, Ternyata

"Sejak 18 Mei, tersangka menjalani perawatan sampai dengan 2 Juni kemarin. Pada tanggal 2 Juni, tersangka meninggal dunia," katanya.
Setelah tersangka OK meninggal dunia, pihaknya menghubungi pihak keluarga. Saat ini jenazah tersangka telah dimakamkan.
Kapolresta mengatakan bahwa pihak keluarga saat ini membuat laporan karena curiga terhadap luka-luka di sekujur tubuh almarhum OK.
"Laporan sudah kami terima," ujarnya.
Berdasarkan keterangan dokter, kata dia, diketahui bahwa pada tubuh almarhum OK terdapat luka, salah satunya luka di kepala.
Selain itu, kata dia, almarhum mengalami kekurangan elektrolit, gagal ginjal kronis, dan fungsi organ levernya rusak akibat minuman beralkohol.
"Sementara itu keterangan dari dokter. Namun, kami akan lakukan konfirmasi kembali," katanya.
Terkait dengan permintaan keluarga untuk autopsi, dia mengatakan bahwa pihaknya akan memfasilitasi dan merencanakan untuk melakukan autopsi terhadap jenazah tersangka.
Kombes Edy buka suara OK (26), tahanan meninggal di Banyumas. Kasus ini membuat keluarga tak terima karena OK dijemput polisi dalam sehat.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News