Malam Tahun Baru, Kapolda Jateng: Solo Raya Harus Bebas Konflik Komunal Perguruan Silat

Jumat, 31 Desember 2021 – 21:55 WIB
Malam Tahun Baru, Kapolda Jateng: Solo Raya Harus Bebas Konflik Komunal Perguruan Silat - JPNN.com Jateng
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi usai memberikan rilis akhir tahun di Gedung Borobudur Polda Jawa Tengah, Jumat (31/12). FOTO: Wisnu Indra Kusuma/JPNN.com

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Kalangan perguruan silat di Solo Raya menjadi fokus perhatian Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi.

Menurutnya kalangan perguruan silat di sana sering menyulut konflik komunal saat pergantian tahun baru.

Kapolda meminta jajarannya di Solo Raya untuk mengendalikan potensi tersebut dengan melakukan penggalangan kepada perguruan silat.

"Mulai terhitung sekarang Sragen, Karanganyar, Surakarta, Wonogiri, dan Boyolali lakukan penggalangan di tingkat Bhabinkamtibmas terkait perguruan silat dan sebagainya," tegas Luthfi saat rilis akhir tahun di Gedung Borobudur Polda Jawa Tengah, Jumat (31/12).

Seluruh perguruan silat menjadi fokus pihaknya untuk tidak menggelar konvoi atau arak-arakan malam tahun baru.

"Galang mereka untuk tidak melakukan euforia dan pawai tahun baru. Karena Solo Raya terintegrasi terkait PSHT," katanya.

Ia menyebut perguruan silat di wilayah Solo Raya acap kali menyebabkan konflik komunal.

Menurutnya, pencegahan akan mulai tingkat kelurahan hingga kabupaten.

Perguruan silat di Solo Raya menjadi fokus perhatian yang menyulut konflik komunal saat pergantian tahun baru.
Facebook JPNN.com Jateng Twitter JPNN.com Jateng Pinterest JPNN.com Jateng Linkedin JPNN.com Jateng Flipboard JPNN.com Jateng Line JPNN.com Jateng JPNN.com Jateng

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News