Banjir Kaligawe Tak Surut, PKL Terus Merugi

Sabtu, 01 Januari 2022 – 20:55 WIB
Banjir Kaligawe Tak Surut, PKL Terus Merugi - JPNN.com Jateng
Pengendara sedang menuntun sepeda motornya mogok karena menerobos banjir di bawah jembatan Tol Kaligawe Semarang. FOTO: Wisnu Indra Kusuma/JPNN.com

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Banjir yang terjadi di Jalan Kaligawe, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, berimbas pada pendapatan pedagang kaki lima (PKL) di sana.

Sejumlah pedagang terus merugi lantaran pembeli yang singgah menurun drastis. 

Hal itu dialami Bambang satu di antara PKL di Terminal Terboyo. Menurutnya banjir membuat warungnya sepi dihampiri pembeli.

"Pendapatan turun 80 persen. Saya lebih sering tutup kalau musim hujan," kata Bambang saat ditemui di warungnya, Sabtu (1/1).

Ia menyebut daerah Kaligawe sering terjadi banjir dan rob disebabkan adanya pendangkalan sungai yang membuat aliran langsung ke laut meluber ke jalan.

Akibatnya, banjir dan rob yang sering terjadi bisa bertahan hingga berhari-hari. Kondisi itu membuat dirinya sebagai tulang punggung keluarga harus memikul beban lebih berat.

"Bisa sampai berhari-hari seperti ini," imbuhnya.

Arifin pedagang lain juga bernasib sama. 

Banjir Kaligawe membuat PKL yang menggantungkan mata pencarian di sana terus merugi. Pedagang banyak yang memilih menutup warung.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News