Tebing Sungai Kali Jenes Solo Longsor, 4 Rumah Ambrol, 13 Warga Mengungsi
"Rumah ini warisan orang tua, walaupun tidak ada sertifikat tanahnya," harap Sriyani.
Salah seorang warga terdampak lainnya, Surono sempat khawatir lantaran melihat keretakan pada bangunan yang mepet dengan aliran Kali Jenes.
Berdasarkan keterangannya, keretakan sudah terjadi sejak beberapa hari sebelumya.
"Pondasinya itu sudah pecah sehari setelah banjir Kali Jenes pada Jumat (21/1) lalu. Ya sejak itu sudah khawatir, akhirnya ambrol betul hari ini. Untung waktu kejadian semua anggota keluarga ada di luar rumah," ungkapnya.
Berbeda dengan warga terdampak lain, rumah Surono yang juga digunakan oleh dirinya untuk produksi kerajinan sangkar burung ini memiliki sertifikat resmi.
Surono pun mengharapkan adanya bantuan dari pemerintah guna meemperbaiki kerusakan rumahnya.
"Harapannya ya ada bantuan dari pemerintah lah," jelas dia.
Sementara itu, Lurah Pajang Priadi meminta seluruh warga terdampak tidak menggunakan rumahnya untuk berteduh.
Hujan deras yang terus mengguyur Kota Solo beberapa hari terakhir membuat tebing sungai di Kampung Wonosaren RT 02 RW 02 Pajang, Laweyan mengalami erosi pada, Minggu (23/01) sore.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News