Harga Beras di Pasar Johar Semarang Hanya Turun Rp 500

Kamis, 29 Februari 2024 – 20:20 WIB
Harga Beras di Pasar Johar Semarang Hanya Turun Rp 500 - JPNN.com Jateng
Damini (50) pedagang beras di Pasar Johar Kota Semarang. FOTO: Wisnu Indra Kusuma/JPNN.com.

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Harga beras premium di Pasar Johar Kota Semarang, Jawa Tengah, menurun seperti yang diungkapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu (28/2). Namun, penurunan harga beras itu hanya Rp 500.

Seorang pedagang di Pasar Johar Kota Semarang Damini (50) menyatakan penurunan itu merata di setiap merek baik beras medium maupun beras premium yang dijualnya.

"Iya, sudah turun. Harga beras medium yang awalnya Rp 16.500 sekarang Rp 16.000. Yang premium Rp 17.500 sekarang Rp 17.000, dan paling tinggi jadi Rp 18.000 yang awalnya Rp 18.500," kata Damini ditemui JPNN.com, di lapaknya, Kamis (29/2).

Kendati turun, pedagang menyebut penurunan harga beras yang terjadi dua hari terakhir ini tidak berdampak signifikan karena masih terbilang mahal.

"Turunnya hanya Rp 500. Namun, kalau Desember 2023 harganya beras masih Rp 16.000. Terus Januari-Februari ini mulai naik Rp 2.000 terus menerus," ujarnya.

Dia membandingkan harga beras ramadan tahun ini dengan 2023 yang terlalu jauh selisihnya. Saat ini, harga beras premium tertinggi menyentuh Rp 18.000.

Menurutnya, penurunan Rp 500 tersebut tak sebanding dengan kenaikan yang terjadi dalam kurun dua bulan terakhir. Belum lagi sebentar lagi akan memasuki ramadan, dia menyebut harga beras akan naik gila-gilaan.

"Lebaran tahun lalu Rp 16.000. Masih mahal kenaikan saat ini. Bentar lagi juga lebaran, nanti pasti naik lagi," ujarnya.

Harga beras premium di Pasar Johar Kota Semarang, Jawa Tengah, menurun seperti yang diungkapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu (28/2).
Facebook JPNN.com Jateng Twitter JPNN.com Jateng Pinterest JPNN.com Jateng Linkedin JPNN.com Jateng Flipboard JPNN.com Jateng Line JPNN.com Jateng JPNN.com Jateng

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News