Lima Hari Banjir Semarang, Modifikasi Cuaca Dilakukan hingga Strategi Pasca-bencana

Senin, 18 Maret 2024 – 22:16 WIB
Lima Hari Banjir Semarang, Modifikasi Cuaca Dilakukan hingga Strategi Pasca-bencana - JPNN.com Jateng
Kondisi Jalan Raya Kaligawe Kota Semarang. FOTO: Wisnu Indra Kusuma/JPNN.com.

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu memastikan kesiapan tanggap darurat hingga penanganan pasca-bencana banjir. Menurutnya, kesiapan tersebut dibuktikan dengan kerja keras seluruh jajaran.

Mbak Ita, begitu dia disapa mengatakan, pencegahan-pencegahan banjir sudah dilakukan secara masif. Baik normalisasi saluran, pengoptimalan pompa, hingga koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana.

Meski telah dilakukan dengan maksimal, bencana banjir kali ini merupakan buntut cuaca ekstrem yang melanda beberapa hari terakhir di Kota Semarang dan Jawa Tengah (Jateng) secara umum.

Akibatnya, Kota Semarang terkepung oleh banjir pada Kamis (14/3). Dapat dikatakan, aktivitas pusat Ibu Kota Jateng tersebut lumpuh. Sejumlah perjalanan kereta api dialihkan, lalu lintas macet akibat jalan-jalan tergenang, hingga penerbangan terlambat.

Pada hari kelima, Senin (18/3), masih terdapat empat kecamatan di Kota Semarang yang terdampak banjir. Di antaranya, Kecamatan Genuk, Gayamsari, Pedurungan, dan Semarang Utara. Kelurahan Trimulyo di Kecamatan Genuk menjadi fokus perhatian karena lokasinya cekung atau lebih rendah ketimbang sungai.

"Di sana ada 30 keluarga yang terdampak. Elevasi di bawah tanggul juga salurannya tidak bisa masuk ke Kali Babon, sehingga di sana sempat tergenang. Tetapi, begitu Kali Babon surut genangan ikut surut," kata Mbak Ita, di Kantor Gubernur Jateng.

Lokasi lain, Jalan Raya Kaligawe tepatnya di depan Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung dan bawah Fly Over dekat Makam Syekh Jumadil Kubro. Termasuk, di Jalan Dong Biru dan Jalan Gebang Anom. Pompa-pompa portabel dioptimalkan di sana.

"Sudah dilakukan untuk penambahan pompa, karena dari pompa BBWS Pemali Juana rusak. Sehingga memang perlu penambahan dan kami terus berkoordinasi sampai wilayah sana surut," ujarnya.

Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu memastikan kesiapan tanggap darurat hingga penanganan pasca-bencana banjir.
Facebook JPNN.com Jateng Twitter JPNN.com Jateng Pinterest JPNN.com Jateng Linkedin JPNN.com Jateng Flipboard JPNN.com Jateng Line JPNN.com Jateng JPNN.com Jateng

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News