Kasus DBD di Solo Makin Parah, Anak 7 Tahun jadi Pasien Kedua yang Meninggal
![Kasus DBD di Solo Makin Parah, Anak 7 Tahun jadi Pasien Kedua yang Meninggal - JPNN.com Jateng](https://cloud.jpnn.com/photo/arsip/watermark/2020/03/09/seorang-anak-dirawat-di-rsud-prof-wz-johanes-kota-kupang-ntt-akibat-menderita-dbd-foto-antarakornelis-kaha-63.jpg)
Terkait dengan Kasus DBD saat ini di Kota Solo, Setyowati menegaskan bahwa kasus tersebut meningkat dengan pesat. Hingga, Kamis (28/3) kasus DBD di Solo menembus angka 45 kasus.
Setyowati pun mengimbau agar seluruh warga tanggap untuk segera ke rumah sakit apabila mendapati keluarganya memiliki gejala DBD, salah satunya demam. pihaknya juga akan melakukan sosialisasi sebagai upaya preventif.
"Mudah-mudahan dengan edukasi dan peran masyarakat, agar DB-nya tidak naik tajam. Mudah-mudahan dengan pengetahuan masyarakat paham untuk dibawa ke faskes nanti tidak akan terjadi kematian lagi," tuturnya. (mcr21/jpnn)
Satu orang anak di Solo berusia 7 tahun meninggal dunia akibat demam berdarah dengue (DBD) pada Selasa (26/3).
Redaktur : Danang Diska Atmaja
Reporter : Romensy Augustino
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News