Laporan Keuangan Pemprov Jateng Diapresiasi BPK, Ganjar Genjot Pencegahan Korupsi

"Sebenarnya yang disampaikan beliau (Nyoman Adi,red) betul, tinggal dalam pelaksanaan ada optimalisasi," tutur Ganjar.
Saat ini pihaknya mulai melaksanakan sistem permintaan berbasis elektronik (SPBE) dan memiliki sistem Government Resources Management System (GRMS) yang berbasis elektronik.
Menurutnya, dua aset itu selalu masuk ke dalam catatan BPK. Terkait legalitas, dia menyebut telah membereskan penguasaan di tempat lain karena tidak memiliki sertifikat.
Dia menyatakan masih terdapat satu hal lain yang dinilai penting dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi dengan cara pengoptimalan pendapatan.
Baginya, bila pencegahan korupsi berjalan dengan baik maka potensi pendapatan akan mengikuti. Langkah yang ditawarkan yaitu adanya kawasan ekonomi baru yang sedang dikembangkan, seperti di Kendal, Batang, dan Brebes
"Di luar dari APBD maka kami trigger dengan investasi untuk membangun ekonomi. Itu menurut saya bagian untuk meningkatkan potensi ekonomi yang ada," papar Ganjar.(mcr5/jpnn)
BPK apresiasi laporan keuangan dan kemandirian fiskal Pemprov Jateng. Ganjar Siapkan kawasan ekonomi baru untuk pencegahan korupsi.
Redaktur : Sigit Aulia Firdaus
Reporter : Wisnu Indra Kusuma
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News