Gibran Sebut Kota Solo Sudah Tak Lagi Jadi Sarang Teroris

Jumat, 29 September 2023 – 16:22 WIB
Gibran Sebut Kota Solo Sudah Tak Lagi Jadi Sarang Teroris - JPNN.com Jateng
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka saat menghadiri acara Wahana Negara Rahaja (WNR) di Kota Solo, Jumat (29/9). Foto: Romensy Augustino/JPNN.com

jateng.jpnn.com, SOLO - Kota Solo tercatat sebagai daerah paling toleran nomor 4 di Indonesia. Menurut Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka kota ini dulunya dikenal sebagai daerah penghasil teroris.

Ungkapan itu dilontarkan Gibran saat menghadiri acara Wahana Negara Rahaja (WNR) yang diselenggarakan oleh Majelis Nichiren Shoshu Buddha Dharma Indonesia (MNSBDI) di salah satu hotel di Kota Solo, Jumat (29/09).

"Terima kasih Solo sudah dipilih sebagai tuan rumah, ini luar biasa sekali karena kota ini biasanya dikenal sebagai kota yang kurang toleran, penghasil teroris. Namun, sekarang sudah berubah," kata Gibran.

Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu mengungkapkan bahwa setelah dirinya menjabat sebagai Wali Kota Surakarta pada 2021, image sebagai kota intoleran mulai memudar. Solo berangsur-angsur mendapat predikat kota toleran.

"Jadi dulu memang Solo jelek, tetapi ketika saya mulai diberi amanah di sini, Solo masuk sebagai kota toleran nomor sembilan.  Sekarang naik ke nomor empat sebagai kota paling toleran di Indonesia," ujarnya.

Masuknya Solo sebagai kota toleran no 4 itu tak terlepas dari banyaknya event yang digelar yang berkaitan dengan keagamaan. Banyaknya event keagamaan yang digelar di Balai Kota Surakarta ditengarai Gibran menjadi salah satu penyebabnya.

"Jadi sekarang warga bebas untuk mengadakan acara keagamaan apapun. Dulu yang namanya memasang pohon natal saja banyak yang takut. Sekarang saya memperbolehkan pasang di depan Balai Kota Surakarta, ornamen natal kami perbolehkan juga," jelasnya.

Di sisi lain, Ketua Umum Majelis Nichiren Shoshu Buddha Dharma Indonesia (MNSBDI) Pandita Utama Aiko Senosoenoto mengatakan alasan Solo dipilih sebagai tempat pertemuan. Menurutnya, Solo sebagai kota yang tepat untuk acara pertemuan tersebut.

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengatakan Kota Solo dulunya dikenal sebagai daerah penghasil teroris, tetapi kini berbeda.
Facebook JPNN.com Jateng Twitter JPNN.com Jateng Pinterest JPNN.com Jateng Linkedin JPNN.com Jateng Flipboard JPNN.com Jateng Line JPNN.com Jateng JPNN.com Jateng

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News