Dua Mahasiswi Diduga Bunuh Diri di Semarang, Psikolog Beri Tanggapan

Sabtu, 14 Oktober 2023 – 13:04 WIB
Dua Mahasiswi Diduga Bunuh Diri di Semarang, Psikolog Beri Tanggapan - JPNN.com Jateng
Ilustrasi. FOTO: Ricardo/JPNN.com

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Dua kasus dugaan bunuh diri dalam waktu yang berdekatan terjadi di Kota Semarang. Kedua peristiwa itu korban sama-sama meninggalkan secarik pesan perpisahan.

Seperti yang diketahui, mahasiswi Universitas Negeri Semarang (Unnes) berinisial NJW (20) mengakhiri hidup dengan melompat dari lantai 4 parkiran Mal Paragon Semarang.

Keesokan harinya, mahasiswi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) ditemukan tak bernyawa di dalam kamar indekosnya. Dua-duanya meninggalkan pesan yang ditulis tangan untuk keluarga dan orang terdekatnya agar mengikhlaskan kepergiannya.

Psikolog Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Agustin Handayani mengatakan dua kasus yang dilakukan oleh dua mahasiswi di Kota Semarang ini menambah daftar banyaknya kematian akibat bunuh diri.

"Bunuh diri itu memasuki peringkat kedua penyebab kematian terbanyak di dunia," kata Agustin dikontak JPNN.com lewat sambungan telepon, Sabtu (14/10).

Agustin mengatakan korban bunuh diri merupakan dampak dari peristiwa hidup yang dijalani. Kondisi ini dialami oleh semua orang, terutama di usia-usia remaja yang secara mandiri dihadapkan masalah.

"Kasus bunuh diri itu dampak dari tiap-tiap hal yang dialami oleh remaja. Terjadinya di rentang remaja awal sampai remaja akhir," ujarnya.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan seorang nekat mengakhiri hidupnya. Dari persoalan internal sampai eksternal, mulai hubungan keluarga yang tidak harmonis hingga adanya permasalahan dengan lingkungan sekitar.

Dua kasus dugaan bunuh diri dalam waktu yang berdekatan terjadi di Kota Semarang.
Facebook JPNN.com Jateng Twitter JPNN.com Jateng Pinterest JPNN.com Jateng Linkedin JPNN.com Jateng Flipboard JPNN.com Jateng Line JPNN.com Jateng JPNN.com Jateng

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News