Kematian Dila Jadi Klimaks Penganiayaan, Peran 2 Pelaku Dikuak Polisi, Keji!

Kamis, 14 April 2022 – 03:00 WIB
Kematian Dila Jadi Klimaks Penganiayaan, Peran 2 Pelaku Dikuak Polisi, Keji! - JPNN.com Jateng
Dlila (7) saat tengah menjalani kegiatan di sekolahnya. Foto: Doc. Kepala Sekolah TK Aisyah Ngabeyan 2, Kartasura Sukoharjo Rusniati Hidayah.

AKBP Wahyu melanjutkan, penganiayaan yang membuat Dila tewas dilakukan oleh tersangka Fajar.

Kedua kaki Dila ditendang bersamaan sehingga membuatnya terbanting dan kapala bagian belakang membentur tembok dengan keras.

"Benturan itu membuat Dila meninggal," imbuh Kapolres.

Saat dihadirkan di Mapolres Sukoharjo, Galih berdalih tindakan tersebut untuk memberi pelajaran kepada Dila karena dirinya sering ketahuan mengambil uang.

"Awalnya itu hanya ancaman, tetapi kalau kamu Dek (Dila) mengulangi kesalahan yang sama jangan harap untuk tidak dipukul," kata pelaku. 

Kakak sepupu tertua Dila itu menyebut uang yang diambil Dila jika ditotal sebanyak Rp 500 ribu.

"Uang yang dihasilkan ini, kan, uang untuk hidup bersama. Ibu sendiri kan memberikan uang saat akhir bulan," jelas dia. 

Galih dan Fajar mengaku menyesal dengan perbuatannya.

Polisi mengungkap peran kedua pelaku yang membuat bocah TK, Dila (7), meninggal dunia. Aksi keji kedua kakak angkat itu ternyata sudah sering diulangi.
Facebook JPNN.com Jateng Twitter JPNN.com Jateng Pinterest JPNN.com Jateng Linkedin JPNN.com Jateng Flipboard JPNN.com Jateng Line JPNN.com Jateng JPNN.com Jateng

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News