Dana Pengentasan Kemiskinan Ekstrem di Jateng Cair, Ganjar Masih Cari Tambahan

Senin, 20 Desember 2021 – 17:48 WIB
Dana Pengentasan Kemiskinan Ekstrem di Jateng Cair, Ganjar Masih Cari Tambahan - JPNN.com Jateng
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat meninjau pembangunan talud dari bantuan keuangan bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah di Desa Klareyan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Senin (20/12). FOTO: Humas Pemprov Jateng.

jateng.jpnn.com, PEMALANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta daerah di luar lima kabupaten dengan kemiskinan ekstrem mengikuti langkah program nasional pengentasan kemiskinan ekstrem.

"Memang hanya lima kabupaten. Namun, kami minta kawan-kawan di kabupaten lain untuk meniru. Bukan berarti yang tidak masuk dalam uji coba itu diam-diam saja," kata Ganjar di Pemalang, Senin (20/12).

Ganjar menambahkan program pengentasan kemiskinan ekstrem dibentuk sebagai langkah awal untuk menekan tingkat kemiskinan pada tahun depan.

"Karena programnya kemarin agak mendadak di akhir tahun maka saya pikir ini hanya modelling saja. Nanti penekanannya pada 2022," katanya.

Program pengentasan kemiskinan ekstrem yang menjadi program nasional sendiri sudah berjalan.

Bantuan dana yang bersumber dari pemerintah pusat sudah masuk selama dua bulan terakhir.

"Di Jateng sengaja kami kembangkan. Pengentasan kemiskinan harus menyelesaikan problem seperti rumah tidak layak huni, jamban, air bersih, penerangan. Kami mencarikan sendiri tambahan sumber dana," jelasnya.

Untuk diketahui daerah dengan kemiskinan ekstrem tersebut antara lain Kabupaten Banyumas, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Brebes, Kabupaten Pemalang, dan Kabupaten Kebumen. (mcr5/jpnn)

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mencari tambahan sumber dana lain untuk pengentasan kemiskinan ekstrem.

Redaktur : Sigit Aulia Firdaus
Reporter : Wisnu Indra Kusuma

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News