Vaksinasi Anak Bentrok dengan Imunisasi Dasar, Begini Saran Dokter, Penting!

Selasa, 21 Desember 2021 – 18:41 WIB
Vaksinasi Anak Bentrok dengan Imunisasi Dasar, Begini Saran Dokter, Penting! - JPNN.com Jateng
Siswa SD Negeri Pekunden Kota Semarang saat diberikan vaksin Covid-19. FOTO: Wisnu Indra Kusuma/JPNN.com

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jawa Tengah meminta pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun tidak tumpang tindih dengan imunisasi dasar.

Sekretaris IDAI Jawa Tengah Choirul Anam menyebut vaksin Covid-19 dapat diberikan kepada anak dengan syarat dua minggu setelah penyuntikkan vaksin DBT.

"Kalau kurang dua minggu, banyak dikhawatirkan reaksi yang terbentuk tidak maksimal dan baiknya ditunda saja," ungkap Anam, Selasa (21/12).

Anam menambahkan vaksin Covid-19 tidak boleh diberikan kepada anak yang memiliki riwayat penyakit kronis.

"Orang tua harus konsultasi dulu dengan dokter yang menangani," imbuhnya.

Terlepas dari itu, Anam meminta para orang tua agar memberikan izin anak untuk divaksin Covid-19. Hal itu bertujuan melindungi anak dari adanya persebaran Covid-19.

"Tidak usah khawatir, penyuntikan vaksin sudah mematuhi prosedur keamanan dan kenyamanan anak. Maka tolong dimanfaatkan dengan baik," tuturnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo menyatakan vaksin Covid-19 dapat diberikan pada anak usia 6-11 tahun apabila capaian kelompok rentan telah terpenuhi.

Jadwal vaksinasi anak yang bentrok imunisasi dasar menimbulkan kekahawatira banyak orang tua. Dokter beri saran begini.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News