Keluarga Korban Penganiayaan Oknum TNI di Boyolali Menolak Berdamai

Minggu, 31 Desember 2023 – 15:15 WIB
Keluarga Korban Penganiayaan Oknum TNI di Boyolali Menolak Berdamai - JPNN.com Jateng
Dwiratno (tengah), perwakilan keluarga korban penganiyaan yang dilakukan oleh oknum TNI di Boyolali, saat akan mengembalikan bingkisan ke Kompi B Yonif Raider 408/Sbh, Minggu (31/12/2023). Foto: Romensy Augustino/JPNN.com

jateng.jpnn.com, BOYO - Keluarga korban tindak penganiayaan oknum TNI di Boyolali mengembalikan bingkisan ke Kompi B Yonif Raider 408/Sbh pada Minggu (31/12). 

Bingkisan berisi buah-buahan itu diketahui dikirim oleh pihak anggota TNI setelah insiden tindak kekerasan yang terjadi di depan Kompi B Yonif Raider 408/Sbh, Sabtu (30/12).

Perwakilan keluarga korban Dwiratno mengungkapkan bahwa pihak Kompi B Yonif Raider 408/Sbh telah mendatangi keluarga korban di rumah sakit semalam.

"Dia yang bilang mau minta maaf dan lain sebagainya. Kami tidak mau berbicara apapun," katanya saat diwawancarai di depan Markas Kompi B Yonif Raider 408/Sbh.

Total ada dua bingkisan yang dikembalikan ke Kompi B Yonif Raider 408/Sbh. Dia mengungkapkan bahwa keluarga korban menghendaki kasus tersebut berjalan di pengadilan. 

"Dari kami tidak mau menerima bingkisan dari TNI. Dan penginnya proses hukum sampai tuntas," katanya.

Selain itu, dia juga menolak adanya bantuan biaya perawatan yang sudah ditawarkan oleh TNI.

"Dari keluarga sendiri, ditanggung pun tidak mau. Sudah (ditawarkan) tetapi kami tidak mau," kata Dwiratno. 

Keluarga korban tindak penganiayaan oknum TNI di Boyolali mengembalikan bingkisan ke Kompi B Yonif Raider 408/Sbh pada Minggu (31/12). 
Facebook JPNN.com Jateng Twitter JPNN.com Jateng Pinterest JPNN.com Jateng Linkedin JPNN.com Jateng Flipboard JPNN.com Jateng Line JPNN.com Jateng JPNN.com Jateng

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News