38 Ribu Pelanggan di Jateng Terdampak Banjir, PLN Fokus Amankan Suplai Listrik

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Perusahaan Listrik Negara (PLN) mencatat lebih dari 38 ribu pelanggannya di wilayah Jawa Tengah (Jateng) terdampak banjir. Kondisi tersebut membuat pasokan listrik terganggu.
Beberapa daerah yang terdampak di antaranya, Kota Semarang, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Demak, Kabupaten Grobogan, dan Kabupaten Kudus. Di daerah itu, aliran listrik sempat dihentikan.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Mochamad Soffin Hadi mengatakan, penghentian sementara aliran listrik untuk keamanan masyarakat.
"Kami memohon maaf, suplai listrik untuk pelanggan terdampak banjir kami harus hentikan sementara. Hal ini semata-mata agar tidak membahayakan warga, mengingat air merupakan penghantar listrik," katanya, Rabu (20/3).
Dia menyampaikan, fokus timnya dalam masa bencana ini adalah pengamanan suplai listrik masyarakat. Sejumlah titik seperti Kota Semarang, Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Grobogan yang surut telah dinyalakan kembali.
Namun berdasarkan pantauannya pada Selasa (19/3), pasokan listrik masih dimatikan terhadap 53 persen pelanggan yang terdampak.
"Fokus kami menyalurkan listrik bagi tempat-tempat pengungsian serta daerah-daerah yang aman dari banjir," ujarnya.
Dia menyebut, banjir juga melanda wilayah Gardu Induk (GI) PLN Kudus yang menyuplai listrik untuk wilayah Kabupaten Kudus dan sekitarnya.
Sebanyak 38 ribu pelanggan di Jateng terdampak banjir sehingga PLN memutuskan aliran listrik agar tak bahayakan warga.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News