Mengakui Adanya Bullying di PPDS, Dekan FK Undip Minta Maaf

Mulai dari tata kelola, jam belajar, pendistribusian mahasiswa PPDS hingga poin utamanya adalah menghilangkan perundungan sampai ke akar-akarnya.
"Jangan jadi perundung, kalau itu dilakukan akan berdampak pada masyarakat, ini harus dibenahi, dan ini menjadi pembelajaran bagi rumah sakit di Indonesia," katanya.
Seperti diketahui, kasus kematian mahasiswi PPDS Anestesia Undip Aulia Risma Lestari tengah didalami oleh Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng).
Polda Jateng telah memeriksa 17 saksi atas dugaan kasus perbuatan tidak menyenangkan, perundungan penghinaan, dan pemerasan dialami dr Aulia Risma dilaporkan olehNuzmatun Malinah, ibunda korban Nuzmatun Malina pada Rabu (4/9) lalu. (mcr5/jpnn)
Akhirnya Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Undip Semarang mengakui adanya bullying yang dilakukan dokter senior terhadap mahasiswa PPDS.
Redaktur & Reporter : Danang Diska Atmaja
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News